Selamat berbelanja, Login

Plastik Sebagai Bahan Pengemas Makanan

26 Feb 2016 Tips dan Trik

Pengemasan merupakan sistem yang terkoordinasi untuk menyiapkan barang menjadi siap untuk ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan dipakai. Adanya wadah atau pembungkus dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk yang ada di dalamnya, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik (gesekan, benturan, getaran). Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.

Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.

Budaya kemasan sebenarnya telah dimulai sejak manusia mengenal sistem penyimpanan bahan makanan. Sistem penyimpanan bahan makanan secara tradisional diawali dengan memasukkan bahan makanan ke dalam suatu wadah yang ditemuinya. Dalam perkembangannya di bidang pascapanen, sudah banyak inovasi dalam bentuk maupun bahan pengemas produk pertanian. Temuan kemasan baru dan berbagai inovasi selalu dikedepankan oleh para produsen produk-produk pertanian, dan hal ini secara pasti menggeser metode pengemasan tradisional yang sudah ada sejak lama di Indonesia.

Berikut adalah karakter bahan kemasan jadi harap dibaca dengan teliti sebelum Anda menggunakannya

LOGO DESKRIPSI SIFAT APLIKASI PRODUK

Polyethylene Terephthalate
  • Jernih dan permukaannya
  • Penahan untuk oksigen, air dan karbon dioksida yang sangat baik
  • Ketahanan yang baik terhadap benturan dan tidak mudah pecah
  • Dapat diisi dengan zat panas.
  • Wadah-wadah untuk makanan, minuman (botol).
  • Selaput (film) dan plastik lembaran.

High Density Polyethylene
  • Sangat cocok untuk produk-produk kemasan dengan usia penyimpanan yang pendek
  • Memiliki ketahanan kimia yang baik
  • HDPE yang berpigmen memiliki ketahanan retak lebih baik daripada HDPE yang tidak berpigmen
  • Biasa digunakan untuk mengemas berbagai bahan kimia rumah tangga dan industri
  • Botol-botol susu, air, jus, kosmetik, shampoo, dll
  • Plastik kantung belanja

Polyvinyl Chloride
  • Tahan terhadap lemak, minyak dan zat kimia
  • PVC adalah sebagai plastik aplikasi yang bersifat fleksibel / lentur
  • Penggunaan plastik kemasan yang fleksibel meliputi kantung-kantung untuk sprei dan medis, shrink wrap (plastik pembungkus yang mengkerut), plastik pembungkus makanan siap saji dan daging agar lebih tahan lama

Low Density Polyethylene
  • Ketahanan yang baik terhadap asam, basa dan minyak sayur
  • Sifatnya yang kuat, lentur dan cukup transparan yang membuatnya sering digunakan pada aplikasi yang memerlukan pelapis panas.
  • Kantung plastik untuk dry cleaning, koran, roti, makanan beku, minuman, barang cair, produk segar, dan kantung sampah rumah tangga
  • Shrink wrap (bungkus yang mengkerut) dan stretch film (selaput lapisan yang melar).
  • Lapisan untuk dus kertas susu dan cangkir minuman panas dan dingin
  • Tutup wadah mainan
  • Plastik botol yang bisa di tekan
  • Selain kemasan, kegunaan utama LDPE adalah untuk aplikasi cetak injeksi, kantung/botol

Polypropylene
  • Bersifat kuat dan memiliki titik leleh yang tinggi sehingga baik untuk di isi cairan panas
  • Botol-botol obat, tutup botol dan penutup
  • untuk serat, perangkat rumah tangga dan produk customer
  • wadah makanan kering dan makanan siap saji

Polystyrene
  • Bersifat jernih, keras dan getas. Ia memiliki titik leleh yang cukup rendah
  • Daya tahan kelembaban yang sangat baik untuk produk yang berumur pendek
  • Dalam bentuk busa dan kaku
  • Barang-barang layanan makanan berbahan styrofoam
  • Wadah untuk makanan jadi
  • Tempat-tempat CD dan botol.